yakin?
Apa yang perlu diyakinkan?
Apa yang perlu diyakinkan?
entahlah.
Aku meminta keyakinan.
Kamu malah memberi sebuah keraguan.
Aku minta diyakinkan.
Kamu memberi ketidakyakinan.
Aku minta diyakinkan kamu malah menyerah.
Keyakinan apa lagi yang kamu minta darinya?
Keyakinan apa lagi yang kamu minta darinya?
Aku yang seharusnya meyakinkan diriku sendiri.
Aku seharusnya tak meminta itu padamu.
Aku hanya takut rasa yang kamu punya itu hanya sebuah rasa kagum.
Aku hanya takut rasa yang kamu punya itu hanya sebuah pandangan pertama.
Aku sendiri bingung.
Apa yang aku cari?
Apa yang sedang aku mau?
Apa yang perlu aku yakini?
Aku sendiri bingung.
Aku bingung dengan ketergesaan ini.
Aku sendiri bingung.
Aku bingung dengan kebingunganku sendiri.
Karena logikamu bertolak.
Yaaa..
Aku selalu berperang dengan logika jika aku menggunakan perasaanku.
Aku selalu berperang dengan perasaan jika logika muncul dengan tergesa.
Apa perlu kamu diyakinkan dengan sebuah logika?
Sebuah logika apa yang perlu kamu yakini?
Realitas?
Realitas apa yang butuh kamu yakini?
Aku tau logika dan perasaan tak akan pernah satu.
Logika tanpa perasaan itu kejam.
Perasaan tanpa logika itu bodoh.
Aku pernah membaca sebuah tulisan
"Jika kamu jatuh cinta, jangan pikirkan logikamu, karena cinta berasal dari perasaanmu. Tapi jatuh cintalah tanpa meninggalkan logikamu".
Semua keputusan ada dibenakmu.
Semua keputusan ada dalam hatimu.
Semua keputusan ada di kamu.
Semua tentang dirimu sendiri.
^.^
AM
Apa yang perlu diyakinkan?
entahlah.
Aku meminta keyakinan.
Kamu malah memberi sebuah keraguan.
Aku minta diyakinkan.
Kamu memberi ketidakyakinan.
Aku minta diyakinkan kamu malah menyerah.
Keyakinan apa lagi yang kamu minta darinya?
Keyakinan apa lagi yang kamu minta darinya?
Aku yang seharusnya meyakinkan diriku sendiri.
Aku seharusnya tak meminta itu padamu.
Aku hanya takut rasa yang kamu punya itu hanya sebuah rasa kagum.
Aku hanya takut rasa yang kamu punya itu hanya sebuah pandangan pertama.
Aku sendiri bingung.
Apa yang aku cari?
Apa yang sedang aku mau?
Apa yang perlu aku yakini?
Aku sendiri bingung.
Aku bingung dengan ketergesaan ini.
Aku sendiri bingung.
Aku bingung dengan kebingunganku sendiri.
Karena logikamu bertolak.
Yaaa..
Aku selalu berperang dengan logika jika aku menggunakan perasaanku.
Aku selalu berperang dengan perasaan jika logika muncul dengan tergesa.
Apa perlu kamu diyakinkan dengan sebuah logika?
Sebuah logika apa yang perlu kamu yakini?
Realitas?
Realitas apa yang butuh kamu yakini?
Aku tau logika dan perasaan tak akan pernah satu.
Logika tanpa perasaan itu kejam.
Perasaan tanpa logika itu bodoh.
Aku pernah membaca sebuah tulisan
"Jika kamu jatuh cinta, jangan pikirkan logikamu, karena cinta berasal dari perasaanmu. Tapi jatuh cintalah tanpa meninggalkan logikamu".
Semua keputusan ada dibenakmu.
Semua keputusan ada dalam hatimu.
Semua keputusan ada di kamu.
Semua tentang dirimu sendiri.
^.^
AM
Komentar
Posting Komentar