Pintaku
Hi,
Kamu.
Bagaimana?
Bagaimana apanya?
Telah mengenalku?
Sesuai dengan keinginanmu?
ataukah jauh dari keinginanmu?
Apa harapanmu padaku?
Hingga kamu mau meletakkan sebuah harapan padaku.
Apa kamu yakin padaku?
Kamu bertanya kembali padaku, apakah aku yakin padamu?
Sedikit.
Seberapa?
Masih sedikit.
Apanya?
Keyakinannya?
iya mungkin.
Yang pasti aku sudah mulai menyayangimu.
Sabarlah.
Aku sudah sabar.
Sabarlah menghadapiku yang seolah dewasa tapi nyatanya masih sangat kekanakkan.
Sabarlah.
Itu pintaku.
Kamu.
Bagaimana?
Bagaimana apanya?
Telah mengenalku?
Sesuai dengan keinginanmu?
ataukah jauh dari keinginanmu?
Apa harapanmu padaku?
Hingga kamu mau meletakkan sebuah harapan padaku.
Apa kamu yakin padaku?
Kamu bertanya kembali padaku, apakah aku yakin padamu?
Sedikit.
Seberapa?
Masih sedikit.
Apanya?
Keyakinannya?
iya mungkin.
Yang pasti aku sudah mulai menyayangimu.
Sabarlah.
Aku sudah sabar.
Sabarlah menghadapiku yang seolah dewasa tapi nyatanya masih sangat kekanakkan.
Sabarlah.
Itu pintaku.
Terimakasih telah sabar menghadapiku.
Jangan lelah mengingatkanku.
^.^
AM
AM
Komentar
Posting Komentar